Sebuah Cerita Permulaan

Sebuah Cerita Permulaan

Share juga ke kawanmu ya. Terima Kasih!

Memulai hal besar seperti berkeluarga adalah hal yang bukan mudah. Ada banyak hal yang harus dipertimbangkan dan kemudian dipilih untuk menentukan keputusan. Keputusan itulah yang kemudian menjadi sebuah permulaan baru yang menentukan arah ke depan selanjutnya. Tulisan ini akan menjadi cerita permulaan itu, permulaan yang keluarga ini akan lalui bersama.

Bagi saya, boleh dibilang keputusan untuk menikah adalah cukup nekad karena dilakukan dalam situasi yang mungkin terbilang belum cukup stabil. Sebab saya sedang dalam masa peralihan karir dari seorang pegawai menjadi seorang wiraswasta yang berusaha untuk mandiri. Beberapa teman bahkan menyebut saya cukup berani, tapi umumnya merasa salut karena saya punya nyali untuk mengambil langkah.

Ya, mengambil langkah memang bukanlah hal yang mudah. Apalagi langkah itu adalah langkah untuk melaju ke depan yang berlawanan dengan dorongan kita untuk mundur ketika ketakutan. Tidak heran jika bagi sebagian orang, orang yang berani mengambil langkah dipandang sebagai orang yang bernyali.

Saya, meski tidak merasa cukup tinggi untuk dipuji seperti itu, memandang bahwa komentar-komentar sinis, suara keraguan dan bahkan ancamanan hanyalah angin lalu yang seharusnya tidak dipandang penting. Hal yang penting bagi sebuah keputusan besar untuk berkeluarga bagi saya salah dorongan-dorongan positif dan dukungan dari orang-orang terdekat yang memahami bahwa langkah kami adalah langkah kebaikan yang harus mendapat support yang cukup.

Kami juga sadar bahwa bagaimanapun dukungan yang datang, tidak akan memiliki arti jika kami berdua sebagai penapak perjalanan tidak memiliki motivasi yang kuat. Sehingga elemen penting dari keputusan untuk menikah dan membangun keluarga kembali lagi ada pada saya dan Augita.

Berbagai hal kami alami selama proses pernikahan berlangsung. Mulai dari niatan untuk silaturahim pertama yang terancam gagal akibat pesawat yang terlambat, persiapan-persiapan lamaran yang serba mendadak maupun hal-hal sepele yang kerap membuat suasana hati naik turun.

Alhamdulilah, semua hal itu rasanya seakan menjadi warna dalam perjuangan. Warna yang memberikan banyak pelajaran dan ujian tentang niat besar yang ingin kami lakukan. Dari pelajaran dan ujian itu tentu saja motivasi dan impian bersama menjadi bahan bakar penting. Salah satu impian tersebut adalah melalui Kulawarga ini.

Kulawarga kami canangkan bersama untuk bisa menjadi media penyampai pesan dari keluarga kami. Situs ini akan menjadi semacam wadah tempat inspirasi-inspirasi dan cerita-cerita pengalaman selama kami menjalani kehidupan bersama. Tujuannya tentu saja untuk bisa berbagi hal yang mungkin akan bermanfaat pula untuk para pembaca sehingga pengetahuan yang kami ketahui tidak hanya tersimpan terbatas, tetapi juga untuk masyarakat luas.

Mengingat apa yang telah banyak terjadi, permulaan ini memang bukan hal yang ideal. Langkah yang masih tertatih, jalan yang gelap, bekal yang minim dan situasi yang mencekam tentu membuat permulaan keluarga kami seperti menjalani perjalanan yang mustahil. Namun kami memiliki modal terbesar dalam awal sebuah petualangan: percaya.

Kami percaya, langkah kami akan bisa mengantarkan banyak kebaikan, membawa kami dan keluarga besar menuju kisah-kisah menakjubkan dan kebermanfaatan yang lebih besar. Pun dengan modal percaya ini kami percaya kekuatan terbesar semesta akan memberikan dukungan untuk kebaikan yang kami upayakan.

Akhirnya, inilah cerita permulaan kami. Kami berharap semoga Kulawarga dan keluarga kecil kami bisa menjadi angin sejuk bagi seseorang di luar sana di antara keriuhan dan keramaian jagad internet. Mohon doa restunya.

Share juga ke kawanmu ya. Terima Kasih!

Penulis konten yang punya latar belakang pendidikan bisnis. Sempat jadi jurnalis. Kemudian terobsesi dengan buku dan pengetahuan. Impian terbesarnya adalah membuat film dokumenter dan bikin perusahaan yang peduli keberlangsungan alam.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *