11 Kebiasaan Pagi Hari Untuk Hidup Yang Lebih Produktif

11 Kebiasaan Pagi Hari Untuk Hidup Yang Lebih Produktif

Share juga ke kawanmu ya. Terima Kasih!

Banyak kisah tentang kesuksesan seseorang diawali dengan kebiasaan mereka memulai pagi. Pukul berapa mereka bangun tidur? Apa yang dilakukan sesaat setelah membuka mata? Apa yang mereka konsumsi untuk sarapan? Seperti apa mereka merencanakan hari? Hingga pukul berapa mereka mulai bekerja?

Pagi hari merupakan waktu yang krusial dan bisa berpengaruh pada suasana hati kita sepanjang hari. Pada pagi hari, otak manusia lebih fokus. Berbagai riset tentang kesehatan juga membuktikan bahwa memulai pagi dengan baik akan bermanfaat untuk fisik dan mental kita.

Aku membaca banyak artikel tentang cara memulai pagi, mengamati serta belajar dari pengalaman orang lain. Mereka yang terbiasa memulai hari dari waktu yang lebih pagi –bahkan sebelum matahari terbit ini– biasanya disebut sebagai “morning person”. Memang, mulai menjadi “morning person” bukan hal yang mudah. Apalagi kalau kita tidak terbiasa bangun pagi. Bahkan bagi yang sudah biasa bangun pagi pun, belum tentu bisa langsung memulai aktivitas yang menyehatkan. Banyak ‘kan dari kita yang bangun pukul 5 pagi, tapi kemudian menghabiskan waktu tetap di tempat tidur, rebahan sambil menggulir media sosial di layar ponsel?

Sebenarnya juga nggak ada, sih, daftar kebiasaan paling valid tentang “bagaimana seharusnya memulai pagi”. Meski kalau mau mencari, banyak orang menuliskan “morning routine” mereka yang bisa kamu tiru. Tapi kalau tidak, kamu juga bisa lho melakukannya dengan caramu sendiri.

Nah, inilah 11 kebiasaan atau rutinitas yang kulakukan di pagi hari untuk hidup yang lebih produktif:

1. Tidur Cukup

Pagi yang baik dimulai dengan memenuhi kebutuhan tidur yang cukup. Jadi, sebelum kita membahas bagaimana memulai pagi, pastikan malam sebelumnya kita punya waktu tidur yang cukup. Tidur yang cukup secara alamiah akan membuat kita lebih siap untuk bangun dan mulai beraktivitas kembali. Tidur yang cukup juga sangat baik bagi kesehatan kita, membuat pikiran lebih segar, bahkan kulit dan fisik yang lebih sehat.

Tapi bagaimana kalau saat malam sulit tidur? Nah untuk itu sih ada kiat-kiat tersendiri yang akan kita bahas di artikel selanjutnya nanti ya.

2. Nyalakan Alarm Cukup Satu Kali

Satu hal yang paling sering kita abaikan di pagi hari adalah alarm. Siapapun pasti pernah men-snooze alarm pagi berkali-kali hingga akhirnya tetap bangun lebih siang. Saranku, nyalakanlah alarm cukup satu kali saja. Mungkin kita berpikir menyalakan alarm berkali-kali bisa membantu kita lebih mudah terjaga. Padahal tidak. Kita sadar ketika memasang alarm yang berbeda per-15 menit itu, lho. Ketika alarm pertama berbunyi, alam bawah sadar kita tahu bahwa “ini baru yang pertama, tidak apa-apa tidur sebentar lagi sampai bunyi alarm berikutnya”. Begitu terus. Sehingga willingness kita untuk segera bangun jadi berkurang. Kita bergantung pada alarm yang kita yakin akan berbunyi dan membangunkan kita. Ini akan membuat kita terbiasa “menunda” waktu bangun.

3. Lakukan Peregangan

Setelah bangun tidur, lakukan peregangan. Ada berbagai gerakan peregangan yang bisa kamu tiru dari internet. Yang mudah-mudah saja. Peregangan ini penting untuk sirkulasi darahmu saat bangun tidur, supply oksigen dan membuatmu jadi lebih cepat “sadar”.

4. Merapikan Tempat Tidur

Rapikan bantal dan selimutmu langsung setelah kamu bangun, ya. Ini kebiasaan simple tapi sedikit sekali yang bisa konsisten melakukannya. Masa’ tunggu dimarahi ibu dulu baru rapikan tempat tidur dan kamar? Posisi kasur yang nyaman akan menghasutmu untuk tidur lebih lama. Kasur yang sudah kamu rapikan akan membuatmu merasa siap memulai hari. Banyak orang yang bilang juga, merapikan tempat tidur adalah cara sederhana tapi akan sangat berdampak pada mentalmu, juga bisa melatihmu “menata hari-hari”

5. Minum Air Putih

Minum air putih setidaknya satu gelas penuh. Air putih atau air mineral membantu membersihkan saluran cernamu di pagi hari. Ini juga akan membuatmu lebih terhidrasi.

6. Membersihkan Diri & Beribadah

Pergilah ke kamar mandi: cuci muka, sikat gigi, berwudhu untuk sholat subuh

7. Menyapa Orang-Orang Tersayangmu

Sapalah orang-orang yang kita sayangi setiap kita bangun tidur. Waktu kecil, aku dan Ibuku punya kebiasaan mengucapkan selamat pagi. Setiap membangunkanku, Ibu akan berkata, “Selamat pagi Putri mama sayang” yang kemudian kubalas, “Selamat pagi Mama putri sayaang”

Kebiasaan ini melekat positif dan menumbuhkan kasih sayang di antara kami. Nah, kalau kamu sudah berkeluarga, mungkin pasanganmu akan menjadi yang pertama kamu sapa. Atau kalau kamu tinggal bersama hewan piaraan atau merawat banyak tanaman, kamu bisa lho mengajak mereka bicara dan mengucapkan selamat pagi.

8. Sarapan Ringan Secukupnya

Buatlah secangkir minuman hangat. Aku biasa membuat susu dicampur sedikit kopi, teh rempah, atau lemon hangat di pagi hari. Minuman hangat menurutku adalah kunci yang membuat kita juga lebih siap. Duduk di meja makan, menikmati matahari pagi dan sarapan secukupnya untuk mengisi energi. Aku juga membuat roti bakar dengan selai srikaya atau sandwich telur, mengukus kentang, ubi atau merebus telur. Sehat dan tidak repot sama sekali. Sarapan berdampak sangat baik untuk memberi energi bagi tubuhmu.

9. Berolahraga

Olahraga pagi. Ini sangat sangat sangat penting. Olahraga tidak hanya membuat tubuhmu segar bugar, tapi juga akan membantumu memperbaiki kebiasaan hidup yang buruk. Olahraga cukup 30 menit hingga satu jam secara intens. Tidak dengan bermain ponsel. Fokus dengan dumbellmu atau stop watch untuk mengukur waktu. Berdasarkan pengalamanku, olahraga akan membuat metabolisme tubuh lebih seimbang. Tubuhmu akan terasa lebih ringan setelahnya dan kamu akan siap dengan segala aktifitas. Pada malam haripun, olahraga akan membantumu mengurangi kebiasaan tidur larut malam. Karena energimu sudah digunakan secukupnya sepanjang hari.

Minum air putih atau makanlah protein setelah berolahraga. Ini membantu sirkulasi darahmu semakin lancar setelah kardiovaskularnya di-boosting. Kalau kamu sedang ingin membentuk otot tubuh, makan protein setidaknya 20 menit setelah olahraga akan membantu pembentukan ototnya

10. Mandi Pagi dan Rawat Dirimu

Mandi pagi ini benar-benar kunci sakti untuk menyegarkan tubuh, apalagi bila setelahnya kamu menggunakan pakaian yang wangi, nyaman, menggunakan moisturizer untuk kulitmu, atau mungkin parfum. Buat dirimu merasa nyaman dan bersemangat memulai hari.

11. Penyegaran Pikiran

Menyalakan musik, menulis jurnal, merencanakan agenda harian, membaca buku, artikel di internet atau sekadar berdiskusi dengan pasanganmu jadi pilihan yang baik. Gunakan waktu ini untuk warm up the brain. Setelahnya, kamu akan siap untuk bekerja.


woman in brown long sleeve shirt and blue denim jeans sitting on brown leather sofa
Photo by Priscilla Du Preez

Aku terbiasa bangun pagi pukul 4.30, atau setidak-tidaknya pukul 5.00 pagi. Lima belas menit cukup untukku melakukan peregangan, merapikan tempat tidur, minum air putih dan bergegas membersihkan diri di kamar mandi.

Menjalankan ibadah subuh sekitar lima hingga sepuluh menit, dilanjutkan segera mempersiapkan minuman hangat sambil menyapa tanaman-tanaman di rumah. Di rumah, aku punya seekor kucing dan 48 tanaman, 37 di antaranya tumbuh di dalam pot dan 11 lainnya tumbuh dalam botol kaca berisi air. Aku suka mengecek kondisi mereka setiap pagi. Apakah ada daun mengering, tanaman yang butuh segera disiram, atau kucingku sudah mengeong minta diajak main.

Sambil menghabiskan segelas minuman hangat, aku berolahraga secukupnya. Biasanya tiga puluh menit hingga satu jam, aku melakukan pemanasan dan olahraga untuk menaikkan massa otot. Kondisi tubuhku yang memang tidak berlebih lemak lebih mudah untuk pembentukkan otot. Angkat beban menjadi pilihan favoritku.

Dumbell sekitar 3kg hingga 5kg cukup untuk berbagai gerakan angkat beban. Dilanjutkan dengan squat, push up, sit up dan plank. Kalau kamu baru memulai olahraga, kamu bisa mencoba angkat beban 1kg dahulu, push up dan sit up sepuluh hingga dua puluh kali juga cukup. Seiring berjalan waktu, tubuhmu akan terlatih untuk beban yang lebih berat dan latihan berulang yang lebih lama.

Aku sendiri berancana menambah wrist dan ankle weights untuk beban tangan dan kaki yang bisa dipakai saat jogging di akhir pekan. Atau sebenarnya, kamu bisa juga melakukan olahraga tanpa alat. Ada banyak tutorialnya di youtube untuk kamu ikuti.

Sekitar pukul 7.30 setelah berolahraga secukupnya, aku akan beristirahat sembari duduk kembali di meja makan. Sembari mendinginkan tubuh, aku membuka buku jurnal atau laptop untuk mencatat agenda harian yang akan kulakukan, atau membaca jurnal di internet, atau sekadar mengobrol dengan suamiku. Kegiatan ini jadi momen untuk memberi asupan bagi otak, melatihnya untuk berpikir, menambah wawasan baru atau menganalisis.

Karena aku menyukai tema-tema tentang lingkungan, alam, bisnis, kesehatan mental, produktivitas atau kreativitas, artikel seputar tema itulah yang biasa aku baca.

Kadang-kadang, kalau sedang malas membaca yang seperti itu, aku membuka media sosial (terutama Twitter atau Pinterest) untuk mengetahui update isu terkini dan mencari inspirasi.

Setelah itu, aku mulai membalas pesan-pesan di Whatsapp, Instagram dan membuka email. Ada sih beberapa yang sejak pagi langsung kubalas, terutama yang memang sangat mendesak atau obrolan grup keluarga.

Kadang aku juga sembari melakukan video call dengan ayah-ibuku yang tinggal di kota berbeda, mengobrol di pagi hari seakan-akan kami duduk berdekatan. Ini adalah caraku tetap terhubung dan aktif menemani mereka meski aku sudah menikah dan tinggal jauh di Surabaya.

Sekitar pukul 8 atau 8.30, biasanya aku mandi. Atau menulis sesuatu di blog seperti yang kulakukan saat ini. Rangkaian ini kusebut sebagai “self development time” karena benar-benar dioptimalkan untuk melatih diri sendiri melakukan kebiasaan baik.

Nah, karena aku bukan pekerja kantoran, aku membuat SOP kerjaku sendiri. Aku dan para staffku memulai kerja pukul 9 pagi hingga pukul 5 sore. Setelah staff pulang, aku melanjutkan hingga maksimal pukul 8 malam: mereview kegiatan hari itu dan mempersiapkan untuk esok hari.

Aku ingin punya banyak waktu diluar mengerjakan urusan pekerjaan. Aku mencoba aktif dari hari Senin hingga Kamis, lalu mulai beristirahat pada Jum’at dan Sabtu. Biasanya di hari Jum’at, aku memaksimalkan hari untuk berjejaring saja. Melihat kabar teman-teman di Facebook, menulis jawaban di Quora, atau mengevaluasi kinerja bisnis mingguan dan membuat perencanaan untuk pekan berikutnya.

Memulai pekerjaan pukul 9 pagi sejauh ini menurutku paling efektif. Aku ingin memberi “waktu pagi” yang lebih leluasa untuk pengembangan diri. Aku tidak ingin diriku dan para staff bekerja tergesa sejak bangun pagi. Harus ada waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri sendiri, sehingga mengerjakan pekerjaan lain juga akan lebih tertata.


Nah, kira-kira seperti itulah aku menjalani pagi setiap hari. Tentu aku juga bukan si sempurna yang selalu tepat waktu. Kadang aku bangun agak siang, kadang aku skip olahraga, kadang aku telalu lama mengecek media sosial sampai telat mandi, kadang aku terlalu asik bekerja atau main Onet sampai tengah malam.

Punya rutinitas pagi sangat baik untuk kita. Saat ada masanya kita ‘oleng’, lalai, kita perlu segera kembali ke rutinitas baik itu. Kalau ada yang bertanya bagaimana aku bisa mencapai target-target dan menyelesaikan semua resolusi tahunanku, mungkin menjaga rutinitas pagi yang positif ini adalah salah satu penyebabnya.

Jadi, setelah ini kamu sudah siap untuk rutinitas pagimu yang baru? Yuk mulai segera! Kamu pasti rasakan sendiri perubahan besar akan terjadi di hidupmu.

Let’s begin today!

white ceramic mug on table

Share juga ke kawanmu ya. Terima Kasih!

Hello! Thankyou for visiting our page! Hit me up through Instagram too @gita.prayitno or send me some mails to hellogita@kulawarga.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *